Kuliah Lapangan Mahasiswa Sosiologi FISIP UBB di Desa Dalil: Menyigi Transisi Desa Agraris

15 Mei 2026 12
Kuliah Lapangan Mahasiswa Sosiologi FISIP UBB di Desa Dalil: Menyigi Transisi Desa Agraris

Bakam, 14 Mei 2026 – Mahasiswa semester VI Program Studi Sosiologi FISIP Universitas Bangka Belitung yang mengambil mata kuliah Sosiologi Agraris melaksanakan kuliah lapangan di Desa Dalil, Kecamatan Bakam, Kabupaten Bangka. Kegiatan ini diikuti oleh puluhan mahasiswa dengan tema “Transisi Desa Agraris: Dari Komoditas Tradisional ke Kelapa Sawit dan Arah Transformasi Petani Milenial di Desa Dalil.”

Secara historis, Desa Dalil dikenal sebagai salah satu sentra komoditas sahang (lada). Namun, saat ini sekitar 80% lahan desa didominasi oleh kelapa sawit, sementara sisanya ditanami karet, sahang, dan komoditas lain. Perubahan ini menjadi latar penting bagi mahasiswa untuk mengkaji dinamika agraria dan arah transformasi masyarakat desa.

Kegiatan diawali dengan Focus Group Discussion (FGD) bersama Kepala Desa Dalil, Ishak. Hadir pula Ketua Koperasi Merah Putih, Ketua BPD Desa Dalil, Kepala Dusun, dan Ketua RT. Dari pihak kampus, turut hadir Irwan dan Desmaisi. Dalam FGD, Kepala Desa menjelaskan bahwa mayoritas masyarakat menggantungkan mata pencaharian dari kelapa sawit, baik melalui kepemilikan lahan pribadi maupun bekerja di kebun milik perusahaan. Saat ini terdapat dua perusahaan sawit yang beroperasi di Desa Dalil, yaitu GML dan Sumarko. Meski demikian, sebagian masyarakat tetap bertahan dengan komoditas sahang, durian, cabai, dan palawija lainnya.

Kepala Dusun menambahkan, terdapat fenomena masyarakat yang menjual lahan kepada pihak lain atau perusahaan dengan harga tinggi, sehingga akhirnya mereka bekerja sebagai buruh di lahan yang sebelumnya milik sendiri. Dosen pengampu mata kuliah sekaligus Dekan FISIP UBB, Iskandar Zulkarnain, menuturkan bahwa praktik jual beli lahan sering dikaitkan dengan alasan moral dan kebutuhan sosial, seperti biaya haji, umrah, atau pendidikan anak, yang membuat masyarakat tergiur untuk melepas aset tanahnya.

Pada sesi kedua, mahasiswa melakukan wawancara dan observasi langsung ke masyarakat dengan pendampingan Kepala Dusun dan Ketua RT. Aktivitas ini bertujuan menggali lebih dalam pengalaman, pandangan, serta strategi masyarakat dalam menghadapi transisi agraris yang sedang berlangsung.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkaya pemahaman mahasiswa mengenai dinamika agraria, sekaligus memberikan kontribusi akademik terhadap arah transformasi petani milenial di Desa Dalil.