Workshop Strategi Percepatan Zona Integritas Digelar, Dorong Kampus Bersih dan Berdampak

11 Mei 2026 130
Workshop Strategi Percepatan Zona Integritas Digelar, Dorong Kampus Bersih dan Berdampak

BANGKA BELITUNG – Universitas Bangka Belitung menggelar workshop bertajuk “Strategi Percepatan Zona Integritas Menuju WBK/WBBM” pada Jumat, 8 Mei 2026, di Ruang Seminar FISIP Gedung Babel 1. Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut menghadirkan narasumber dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), yakni Syachrudin dari Tim Ditjen serta Zulfahmi, S.E., Analis SDM Kemdiktisaintek.

Workshop ini menjadi bagian dari upaya penguatan reformasi birokrasi dan pembangunan Zona Integritas (ZI) di lingkungan perguruan tinggi. Materi yang disampaikan menekankan pentingnya tata kelola kampus yang transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi.

Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa Zona Integritas merupakan instrumen penting reformasi birokrasi yang diarahkan untuk menciptakan lingkungan kerja berintegritas tinggi melalui pencapaian predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

Selain itu, pembangunan Zona Integritas juga disebut sejalan dengan konsep “Kampus Berdampak” yang saat ini didorong Kemdiktisaintek. Konsep tersebut menekankan keberlanjutan, relevansi, serta kontribusi perguruan tinggi terhadap masyarakat melalui pelayanan publik yang berkualitas dan inovatif.

Materi workshop turut memaparkan tiga fokus utama pembangunan Zona Integritas, yakni penguatan integritas, peningkatan kualitas pelayanan publik, dan penguatan kapabilitas organisasi. Ketiganya dinilai menjadi fondasi penting dalam menciptakan birokrasi kampus yang profesional dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat akademik.

Narasumber juga mengulas sejumlah tantangan dalam pembangunan Zona Integritas, seperti resistensi terhadap perubahan budaya kerja, keterbatasan sistem pemerintahan berbasis elektronik, hingga ekspektasi publik yang terus meningkat.

Untuk menjawab tantangan tersebut, peserta diberikan sejumlah strategi percepatan, di antaranya penguatan pengawasan internal, simplifikasi layanan, pemanfaatan teknologi informasi, hingga internalisasi budaya integritas kepada seluruh unsur organisasi. Komitmen pimpinan dan keterlibatan seluruh pegawai disebut menjadi faktor penting keberhasilan pembangunan Zona Integritas.

Melalui kegiatan ini, Universitas Bangka Belitung diharapkan dapat memperkuat komitmen dalam membangun tata kelola perguruan tinggi yang bersih, melayani, dan berdampak nyata bagi masyarakat.