Perkuat Jejaring Nasional, FISIP UBB Teken Kerja Sama dengan Tiga Kampus di Simposium FORDEKIIS 2026

15 Jun 2026 43
Perkuat Jejaring Nasional, FISIP UBB Teken Kerja Sama dengan Tiga Kampus di Simposium FORDEKIIS 2026

Jakarta – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Bangka Belitung (FISIP UBB) terus tancap gas dalam memperluas kepakan sayapnya di level nasional. Langkah strategis ini diwujudkan dengan menghadiri Simposium Nasional Forum Dekan Ilmu-Ilmu Sosial (FORDEKIIS) Perguruan Tinggi Negeri Se-Indonesia yang digelar di Auditorium UGM Kampus Jakarta, Tebet, Jakarta Selatan, pada Jumat, 12 Juni 2026.

Momen bergengsi bertajuk "Tata Kelola Pendidikan Tinggi yang Berkualitas dan Berdampak" ini tidak sekadar menjadi ajang diskusi akademik. FISIP UBB memanfaatkan betul forum ini untuk memperkuat fondasi kemitraan strategis melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) secara simultan dengan tiga universitas terkemuka sekaligus, yakni FISIP Universitas Andalas (UNAND), FISIP Universitas Jember (UNEJ), dan FISIP Universitas Bengkulu (UNIB).

Akselerasi Mutu Tridharma lewat Kemitraan Strategis

Dalam seremonial penandatanganan berkas kerja sama tersebut, delegasi FISIP UBB diwakili langsung oleh Wakil Dekan II Bidang Keuangan dan Umum, Dr. Novendra Hidayat, M.Si. Sebagaimana terdokumentasikan dalam foto di atas, prosesi penandatanganan PKS ini berlangsung khidmat di sela-sela agenda utama simposium nasional.

"Langkah taktis ini komitmen nyata kami untuk membawa FISIP UBB semakin diperhitungkan di kancah nasional. Kerja sama ini didesain agar tidak berhenti di atas kertas, melainkan langsung diimplementasikan ke dalam program nyata," ujar Dr. Novendra Hidayat, M.Si.

Ke depan, implementasi kolaborasi antarkampus ini akan diturunkan melalui penyusunan Implementation Arrangement (IA) yang berkualitas, terukur, dan berdampak langsung pada penguatan indikator kinerja utama (IKU) universitas. Ruang lingkup kerja sama mencakup kolaborasi riset sosio-humaniora, pertukaran dosen dan mahasiswa, hingga pengabdian masyarakat lintas daerah.

Fokus Simposium FORDEKIIS: Mutu Akademik dan Sistem LAMSPAK

Selain perluasan jejaring, kehadiran FISIP UBB dalam simposium ini juga krusial untuk menangkap arah kebijakan makro pengelolaan perguruan tinggi cluster sosio-humaniora. Ketua FORDEKIIS, Dr. Wawan Mas'udi, menjelaskan bahwa dinamika tata kelola keilmuan global menuntut soliditas internal antar-dekan se-Indonesia.

Berdasarkan rundown resmi acara, rangkaian simposium nasional ini membedah beberapa agenda fundamental:

SesiTopik BahasanTarget & Output
Sesi I

Diskusi Internal Penguatan Kerja Sama FORDEKIIS

Penandatanganan MoU Tridharma perguruan tinggi.

Sesi II

Pemutakhiran Sistem Akreditasi Mandiri oleh LAMSPAK

Pemahaman komprehensif terkait instrumen dan standar mutu terbaru.

Sesi III

Arah Kebijakan Tata Kelola Perguruan Tinggi Sosio-Humaniora

Strategi adaptasi kurikulum menuju impactful campus bersama Kemendikti.

AGENDA STRATEGIS SIMPOSIUM FORDEKIIS 2026
├── Update Akreditasi Mandiri (LAMSPAK) 📋
├── Arah Kebijakan Sosio-Humaniora (Kemendikti) 🏛️
└── Penandatanganan PKS Mitra Strategis UBB 🤝

Melalui pemutakhiran materi akreditasi dari Lembaga Akreditasi Mandiri Sosial, Politik, Administrasi, dan Komunikasi (LAMSPAK), FISIP UBB dapat langsung memetakan strategi adaptasi kurikulum secara presisi agar seluruh program studi lokal mampu meraih predikat mutu tertinggi.

Dampak Jangka Panjang bagi Reputasi UBB

Keberhasilan mengamankan kemitraan dengan UNAND, UNEJ, dan UNIB di bawah payung FORDEKIIS diyakini akan menjadi katalisator penting bagi peningkatan reputasi Universitas Bangka Belitung. Sinergi kolektif ini diharapkan mampu melahirkan inovasi akademik serta riset sosial yang responsif terhadap problem kemasyarakatan di Indonesia kontemporer.

Dengan semangat kolaborasi yang kuat, FISIP UBB optimistis mampu mentransformasikan tantangan keilmuan global menjadi peluang prestasi yang membanggakan bagi civitas akademika di Negeri Serumpun Sebalai.